Pengelolaan Sumber Daya Bahan Pangan, Industri Serta Energi Baru dan Terbarukan
Pengelolaan Sumberdaya Bahan Pangan, Industri Serta Energi Baru dan Terbarukan

Pengelolaan Sumber Daya Bahan Pangan, Industri Serta Energi Baru dan Terbarukan



Pengelolaan sumber daya dalam penyediaan bahan pangan, bahan industri, serta energi baru dan terbarukan di Indonesia adalah dengan memanfaatkan potensi-potensi sumber daya alam dan manusia untuk mengelola bahan industri untuk meningkatkan produktivitas pangan dengan menggunakan sumber energi baru dan terbarukan.

Pengelolaan yang baik meliputi :

  1. Sederhana adalah system yang sederhana lebih mudah dipahami.
  2. Lengkap adalah secara keseluruhan, pengelolaan hendaknya dapat digunakan untuk mencapai semua tujuan.

Beberapa sumberdaya seperti bahan pangan, industri serta energi baru dan terbarukan memerlukan pengelolaan atau managemen yang baik, jika ini dikelola dengan baik maka dengan potensi yang dimiliki Indonesia untuk menjadi Negara Maju tidak menunggu waktu lama.

Berikut pengelolaan pada tiap sumber dayanya :

Bahan Pangan

Pengelolaan pangan harus memenuhi subsistem ketahanan pangan. Subsistem ketahanan pangan antara lain :

  1. Ketersediaan Pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya
  2. Akses Pangan adalah kemampuan memiliki sumber daya, secara ekonomi maupun fisik, untuk mendapatkan bahan pangan bernutrisi
  3. Stabisilitas Pangan adalah keseimbangan ketersediaan bahan pangan dalam beberapa kondisi
  4. Status Gizi adalah outcome ketahanna pangan yang merupakan cerminan dari kualitas hidup seseorang
  5. Penyerapan Pangan adalah penggunaan pangan untuk kebutuhan hidup sehat yang meliputi kebutuhan energi dan gizi, air dan kesehatan lingkungan


Bahan Industri

Bahan industri adalah bahan mentah, bahan baku, atau barang setengah jadi yang diolah untuk menjadi bahan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Dalam UU No.5 Tahun 1984, industri didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi. Nah dalam pembagiannya bahan industri bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :

Bahan Mentah

Bahan yang diambil langsung dari alam atau yang diperoleh dari usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan industri. Nah komoditas bahan mentah ini pada umumnya tidak bisa langsung diolah oleh masyarakat karena hanya bisa diolah industri besar yang memiliki fasilitas khusus. 

Diantaranya seperti getah karet, kelapa sawit, bijih besi dan lain-lain.

Bahan Baku

Nah selanjutnya, Bahan mentah yang telah diolah secara ringan, biasanya masih jauh dari barang jadi/untuk memudahkan proses. Contoh dari bahan baku yakni seperti kapas untuk produksi tekstil, gula untuk bahan baku makanan atau kedelai bahan baku industri kecap, tahu, dan tempe

Barang Setengah Jadi

Nah, yang ini baru termasuk barang yang sudah banyak bisa diolah langsung oleh masyarakat. Bahan setengah jadi merupakan barang yang sudah mengalami proses industri lebih lanjut dan hampir mendekati barang jadi.  Contohnya kain yang banyak dijual, untuk kemudian dijadikan pakaian atau tirai di rumah.

Energi Baru dan Terbarukan

Pengelolaan energi baru terbarukan harus dimulai dari tahap perencanaan, penelitian, pengaplikasian, manajemen dan pemeliharaan.